Hello Stranger

He and she, two strangers somehow have to share a journey in Seoul, a city of romance

Umumnya, penggemar romantic-comedy dibagi dua. Yang berharap kisah cintanya dapat berjalan semanis di film, dan yang menemukan banyak kesamaan antara cerita di film dengan cerita cinta di hidupnya. Dengan kata lain, semua orang seharusnya menyukai romantic-comedy. Tapi tidak jarang, film bergenre seperti ini flop. Bisa dikarenakan cerita yang tidak masuk akal, komedi yang maksa, atau juga akting pas-pasan. Gak usah jauh-jauh, tengok saja FTV kita.

Hello Stranger (2010) dengan berbagai caranya, berhasil mendapatkan formula terbaik untuk romantic-comedy. Diarahi oleh sutradara film horror, Banjong Pisanthanakun (Shutter, Alone), sukses memberikan cerita yang simple, menarik, lucu, dan tepat ke hati. Inilah yang paling penting, karena ketika hati penonton sudah terhubung dengan alur cerita, karakter, dan semuanya, maka film dengan sangat mudah memainkan emosi penonton ke tujuannya.

Film ini bercerita tentang seorang pria Thailand yang berlibur ke Korea Selatan dan melalui masalahnya hingga bertemu wanita Thailand lain di luar negeri. Karena suatu hal, mereka akhirnya memutuskan untuk menghabiskan liburan di Korea Selatannya bersama.  Dari sanalah cerita mulai dibina, bagaimana konyolnya sang pria, dan bagaimana tergila-gilanya sang wanita terhadap drama korea. As you may notice, penonton tidak diberi tahu nama dari pria dan wanita. Hanya ada panggilan, May untuk si cewek, dan Darng untuk si cowok.

Ceritanya sangat menarik sekali untuk diikuti, karena penonton tidak tahu tentang apa yang akan terjadi selanjutnya, kapan liburan akan berakhir, dan apa yang terjadi setelah liburan. Mood penonton sendiri dibawa naik-turun, dari ketawa, lalu mellow, lalu ketawa lagi, dan mellow lagi.

Chemistry antara Chantavit Dhanasevi dan Nuengthida Sophon bisa dirasakan langsung, dan terasa tidak dibuat-buat. Salah satu hal yang sangat penting bagi romantic comedy. Hingga akhirnya kita sampai di konklusi.

Banyak sekali, banyak, sekali, film romance gagal menyelesaikan ceritanya dengan baik. Saya bisa memberikan listnya bila Anda mau, tapi Hello Stranger berakhir dengan sangat baik dan tidak dapat ditebak, selebihnya, ia malah membiarkan imajinasi Anda menyelesaikannya sendiri.

Overall, this is really a must watch movie. Akhir-akhir ini saya mulai menonton film-film Thailand, and without a doubt, ini adalah salah  satu yang terbaik. Thailand, bisa saja menyalip Korea Selatan bila terus mempertahankan kualitasnya filmnya seperti ini.

9/10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: