30+ Single on Sale

When you are over 30, It’s time for S.O.S!

Entah mengapa, seperti ada sebuah kepercayaan di kalangan wanita, bahwa menikah saat sudah menginjak kepala tiga itu kurang baik. Dari isu ini, sutradara Puttipong Promsaka Na Sakolnakorn (yang sebelumnya sukses mengarahkan A Little Thing Called Love) mengembangkannya menjadi sebuah film romantic-comedy. Bila film Sakolnakorn sebelumnya berputar pada cinta anak sekolahan, kali ini ia harus melompat jauh ke kalangan wanita-wanita berumur 30.

Ing, seorang fotografer cantik yang sudah menjalani hubungan selama 7 tahun, harus menerima kenyataan pahit ketika menjemput pacarnya dari Airport. Alih-alih mengajaknya menikah dengan Ing, ia malah memberikan Ing undangan kawinannya dengan… wanita lain. Ing yang sudah berumur 32 tahun tentunya sedih dan panik. Karena kini ia harus memulai semua petualangan cintanya lagi dari awal. Dengan dibantu dua temannya, Ing dijodohkan sana-sini, tapi seperti tipikal film rom-com, kita semua tahu bagian ini tidak akan mempertemukannya dengan cinta sejatinya. Pada suatu hari, Ing yang sedang ingin makan sate babi bertemu dengan Jeud, penjual sate babi sekaligus peramal. Berawal dari konsultasi ramalan, lama-lama peran Jeud berubah menjadi penasihat cinta Ing. Semua nasihatnya dilakukan oleh Ing, termasuk berpura-pura pacaran. Semuanya berjalan baik-baik saja bagi Jeud, hingga akhirnya Ing jatuh hati pada seorang fotografer papan atas dan ia mulai merasa kehilangan.

Bila diperhatikan, cerita yang ditawarkan 30+ S.O.S. tidak berbeda jauh dengan cerita-cerita rom-com lainnya. Malah, bila kita perhatikan juga, A Little Thing Called Love pun ceritanya pasaran. Tapi di sini, eksekusinya tidak sebaik A Little Thing Called Love. Mulai dari scene-scene tipikal rom-com seperti pencomblangan, mencoba-coba berbagai pilihan baju, dan teman-temannya. Ditambah pula, chemistry antara pemain utamanya yang kurang kuat. Dalam film romance, hal ini yang seharusnya menjadi perhatian utama. Saya benar-benar gagal menangkap alasan sang wanita untuk jatuh cinta pada seorang tukang sate saat ia mempunyai fotografer kelas atas sebagai pilihan lain. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah berbagai detail di film ini. Seperti bagaimana seorang tukang sate bisa mempunya fixie yang bagus, lalu mampu jalan-jalan dan makan-makan di luar, dan berbagai ketidak-logisan yang ada. But then again, this is a romantic-comedy. Mungkin, bila sebelumnya Anda jarang sekali menonton genre ini, 30+ S.O.S. dapat menghibur Anda. Tapi bagi saya, ini seperti menonton cuplikan-cuplikan film sejenis. On a good note, pemeran utama wanitanya di sini sangat cantik sekali, bahkan satu temannya pun mampu memikat saya, dan temannya yang satu lagi bisa membuat saya tertawa karena muka komiknya.

Tapi, saat saya mulai bisa menerima film ini apa adanya, semuanya dihancurkan lagi oleh adegan, atau lebih cocok disebut hidden footage, yang merusak film ini dan menjatuhkannya ke level kacangan. Saya tidak akan memberi tahu apa isi adegan terakhir itu, tapi yang jelas, itu merusak mood saya. Mungkin para kaum hawa akan “aaaahhh…” dengan senyum mengiringi, tapi buat saya itu sih corny banget.

Seperti yang saya bilang, film ini gagal (di mata saya) karena pengalaman saya yang sudah sering menonton genre setipe. Bagi para penonton awam yang jarang-jarang ke bioskop dan butuh hiburan ringan, 30+ S.O.S. mungkin bisa memberikan Anda sedikit udara segar🙂

6/10

5 comments

  1. R1cky

    sipp, thx review nya nih.. jd nonton apa ga ya :p tertariknya gara2 pemeran utama wanitanya aja sih hehehe Kayanya mendingan lucu yg ATM error itu ya.. tau blog ini dari reply kaskus agan lho.. ok once again thanks!🙂

    • janitra

      sama2 gan! Saran ane sih nonton aja, saya juga demen kok sama ceweknya hehehe..
      ATM sih pasti tar nonton lagi!

  2. udah nonton minggu kemarin,bener2 tipikal A Little Thing Called Love banget ya,di akhir ceritanya gitu…
    dan setuju sekali,ceweknya cantik sekali..:)

  3. naydeline

    ada yg punya subtitlenya? aq belum dpt subtitlenya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: